Black Rhino, Satwa Malang Yang Punah di Tahun 2006

Black rhino grazing.

Image via Wikipedia

Western black rhino atau juga disebut Diceros bicornis longipes merupakan salah satu satwa yang dinyatakn punah oleh World Conservation Union (IUCN).Black Rhino dinyatakan punah setelah pada tahun 2006 dilakukan survei area sejauh 2,500 km di kamerun dan tidak ditemukan 1 Black Rhino-pun.
Penyebab utama kepunahan satwa ini adalah perburuan yang dilakukan di awal abad ke-20. Pada tahun 1993 Black Rhino hanya tinggal sekitar 30 sampai 35 yang hidup. Tahun 1994 3 mati, tahun 1996 4 lagi mati. Tahun 1996-1997 WWF-sponsored melakukan survei area dan memperkirakan hanya 10 Black Rhino yang masih hidup. Pada tahun 2006 sudah tidak ada lagi Black Rhino yang ditemukan di bagian utara Kamerun dan dinyatakan punah.

Meskipun telah dinyatakan punah tetapi tidak semua orang percaya, untuk itu akan dilakukan pencarian yang mungkin menemukan jenis badak yang telah dinyatakan punah dan hidup di seblah Afrika ini. Black Rhino terakhir kali terlihat di sebelah utara kamerun.

Black Rhino info :

Ukuran
800 to 1,400 kg.

Warna
Dark yellow brown colour to dark brown or dark gray.

Habitat
Major habitat type
Tropical and Subtropical Grasslands, Savannas, and Shrublands; Deserts and Xeric Shrublands

Biogeographic realm
Afrotropical

Range States
Cameroon, Kenya, Ethiopia, Namibia, South Africa, Rwanda, Swaziland, Tanzania, Zimbabwe, Zambia (re-introduced), Botswana (re-introduced).

Geographical Location
Eastern, central, western, and southern Africa

Ecological Region
East African Acacia Savannas, Central and Eastern Miombo Woodlands, Namib-Karoo-Kaokoveld Deserts, Sudanian Savannas

Interesting Facts
All animals of this species utilize communal dung heaps, sometimes scraping their feet therein and leaving a scent as they travel about.

Share/Save/Bookmark

Tags: , , , , , ,


Related Post :

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.